jump to navigation

Suzuki Motogp Belum Berencana Menurunkan Tim Satelit 31 Juli 2015

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
add a comment

Suzuki Motogp 2015

Manajer Tim Suzuki Motogp, Davide Brivio menampik kemungkinan Suzuki Motor Corporation akan menurunkan tim satelit berisikan dua pembalap di MotoGP untuk tahun depan. Menurutnya langkah ini terlalu dini, mengingat motor GSX-RR saat ini masih dalam tahap pengembangan.

Suzuki yang absen dari MotoGP pada akhir 2011, akhirnya kembali turun di kelas Motogp tahun ini dengan 2 pembalapnya Aleix Espargaro dan Maverick Vinales. Debut mereka pun menarik banyak perhatian pengamat dan penggemar MotoGP, namun performanya belum terlalu konsisten dan masih sulit bersaing untuk memperebutkan podium.

Suzuki-MotoGP-GSX-RR-Motorcycles

“Musim depan, kami akan tetap menurunkan dua pembalap. Tapi kami akan sangat berhati-hati soal keputusan Dorna Sport mewajibkan setiap konstruktor menurunkan tim satelit. Hal ini akan menjadi hal baru bagi kami, karena kami tak pernah melakukannya,” ujar Brivio.

Saat ini, Vinales yang berstatus rookie tengah menduduki peringkat ke-10 pada klasemen pebalap dengan 57 poin, unggul 13 poin dari Aleix Espargaro yang berada di peringkat ke-12.

Baca juga :

 

Stefan Bradl Putus Kontrak Lebih Awal Dengan Forward Racing 29 Juli 2015

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
add a comment

stefan-bradl

Rider MotoGP asal Jerman, Stefan Bradl dikabarkan telah memutuskan kontrak lebih awal dengan Forward Racing pasca ditangkapnya sang bos tim, Giovanni Cuzari oleh pihak kepolisian atas tuduhan penggelapan pajak dan pencucian uang.

Karena kasus tersebut, sebagian besar sponsor Forward langsung mengundurkan diri hingga tim Italia ini tak punya biaya balap untuk menurunkan Bradl dan Loris Baz di MotoGP serta Simone Corsi dan Lorenzo Baldassarri di Moto2 Indianapolis, Amerika Serikat pada 7-9 Agustus nanti.

Masa depan Forward di MotoGP pun tengah di ujung tanduk meski manajemen tim tengah berusaha mencari dana agar bisa kembali turun lintasan di Brno, Ceko pada 14-16 Agustus nanti. Meski begitu, Bradl dikabarkan telah memutuskan untuk tidak turut andil.

“Saya ingin kembali mengendarai motor MotoGP secepat mungkin,” ujar Bradl yang masih dalam tahap pemulihan cedera tulang scaphoid kanan usai kecelakaan di Belanda. “Saya akan 95-100 persen fit di Indy. Saya sudah bisa push up meski tak sempurna. Saya pasti sudah pulih di sesi latihan pertama MotoGP Indy,” tambahnya.

Kontrak Bradl dengan Forward  akan habis akhir tahun ini meski punya opsi lanjutan untuk tahun depan. Bradl digosipkan telah menjalani negosiasi dengan Aprilia Racing Team Gresini untuk menggantikan Marco Melandri dan mengembangkan motor RS-GP hingga akhir musim.

Bradl juga dikabarkan tengah melakukan negosiasi dengan pimpinan tim Octo Pramac Ducati, Francesco Guidotti untuk menggantikan Yonny Hernandez tahun depan. Bila terwujud, maka juara dunia Moto2 2011 ini berpeluang besar mendapatkan Desmosedici GP15 yang tahun ini digunakan Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone.

Kita tunggu saja, ke tim mana Stefan Bradl akan berlabuh. Apakah ke Aprilia sehingga dia bisa menunggang motor pabrikan, atau terima tawaran Pramac Ducati, atau bahkan ke tim Repsol Honda?? Hehehe… Kalau pilihan terakhir sepertinya tidak mungkin… :-D

Baca Juga :

MotoGP: Pembekuan Software Pabrikan Mulai Diberlakukan 15 Juli 2015

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
1 comment so far

ECU

Dengan berakhirnya seri kesembilan MotoGP Jerman, Minggu (12/7) lalu, sekaligus juga menandai diberlakukannya aturan pembekuan pengembangan software pabrikan. Honda, Yamaha dan Ducati telah menyerahkan sampel terakhir dari software pabrikan Electronical Control Unit (ECU) mereka kepada MotoGP. Ketiga pabrikan tersebut tidak diperkenankan mengembangkan ECU, mengingat mereka harus sudah mulai menyusun pengembangan bersama akan regulasi penggunaan ECU tunggal di MotoGP mulai musim 2016.

“Mereka harus membekukan hak milik software mereka sendiri, agar mereka tidak dapat mencuri rahasia tim satu sama lain dan menggunakannya pada sistem mereka di pabrikan musim ini,” terang Direktur Teknologi MotoGP. “Mereka meminta kami untuk menempatkan sistem dalam regulasi pembekuan software. Hanya itu peran kami,” imbuhnya.

Di bawah pengawasan Direktur Teknis, satu ECU dari setiap tim kelas Pabrikan telah dihapus bersamaan dengan berakhirnya seri balap di Sirkuit Sachsenring. ECU ini sekarang akan disegel dan disimpan sebagai sampel pembekuan software dari ketiga tim pabrikan tersebut. Pembekuan pengembangan software hanya berlaku bagi Honda, Yamaha dan Ducati. Kedua pabrikan baru, Suzuki dan Aprilia, tidak termasuk dalam pengembangan penggunaan ECU tunggal musim depan.

MotoGP akan memberlakukan regulasi penggunaan ECU tunggal pada musim 2016. Nantinya, ECU untuk semua tim pabrikan akan dipasok oleh Magneti Marelli. Pemegang hak komersial MotoGP, Dorna Sports SL, beralasan bahwa regulasi ini adalah demi menekan biaya, dan sekaligus membuat balapan semakin kompetitif.

Semoga saja Motogp bisa kompetitif seperti dulu, podium tidak hanya didominasi 4 pembalap saja.

Baca juga :

Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1436 Hijriyah, Taqobbalallahu Minna Wa Minkum 14 Juli 2015

Posted by Ms Dhukha in Artikel.
8 comments

Kartu Lebaran 2

Melalui blog ini, dengan segala kerendahan hati M.S. Dhukha beserta keluarga memohon Maaf jika selama ini ada tulisan, kata-kata maupun komentar yang kurang berkenan di hati rekan-rekan atau pembaca sekalian.

Buat yang mudik, utamakan keselamatan. Persiapkan kendaraan sebaik mungkin, dan pastikan semua perangkat yang ada pada kendaraan anda berfungsi dengan baik. Jangan lupa SIM dan STNK masbro, yang belum diperpanjang buruan diperpanjang. Hati-hati dijalan, keluarga menunggu dirumah.

Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1436 Hijriyah, Taqobbalallahu Minna Wa Minkum…

Rossi vs Marquez di Motogp Assen 2015 13 Juli 2015

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
1 comment so far

Rossi vs Marquez - Assen 2015

Rossi vs Marquez – Assen 2015

Walaupun Motogp sudah melewati seri Jerman pada 12 Juli kemarin, namun ingatan tentang insiden di lap terakhir antara Valentino Rossi dangan Marc Marquez masih terasa di ingatan. Memasuki tikungan terakhir terjadi duel hingga sedikit senggolan yang mengakibatkan Rossi keluar trek. Namun beruntung Rossi masih bisa memenangkan lomba.

Dari insiden tersebut membuat kesal beberapa orang baik penggemar, hingga kubu tim Marquez. Hingga akan digelarnya Motogp seri Sachsenring minggu kemarin, Livio Suppo masih merasa kesal bahkan mengatakan Rossi pembalap licik. Padahal Marc dan Rossi baik-baik saja tuh… :-D

Assen

Pada gambar diatas yang di lingkaran biru adalah tikungan terakhir menjelang finish, tempat insiden Rossi dan Marc terjadi. Memang di tikungan tersebut paling enak buat potong jalan. Termasuk saya kalau pas lagi main game Motogp, nggak usah belok, lurus saja langsung finish. Hehehe….

Si kecil sampai tegang lihat Kang Rossi sama Marc

Si kecil sampai tegang lihat Kang Rossi sama Marc

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 159 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: