jump to navigation

MotoGp Phillip Island 2016, Cal Juara Rossi Kedua + Video Full Race 24 Oktober 2016

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
add a comment

sumber-twitter-atcrash-motogp-580c5b0bd392733d6099672e

MotoGp seri Phillip Island – Australia telah dimenangkan oleh Cal Crutchlow. Sedang Rossi yang start dari posisi ke-15 berhasil finish di urutan dua, diikuti pembalap Suzuki Maverick Vinales di tempat ke tiga. Marc Marquez yang sejak awal memimpin jalannya balap, terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Berikut video full race MotoGp Phillip Island by Dailymotion :

Atau klik disini: http://www.dailymotion.com/video/x4yntf7_motogp-race-phillip-island-2016-full-hd_sport

Final Result :

R_Race CLASSIFICATION

MotoGp Misano 2016 Kemenangan perdana Pedrosa + Video Full Race 13 September 2016

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
add a comment

Dani Pedrosa meraih kemenangan pertamanya musim 2016 ini di Sirkuit Misano – San Marino. Sirkuit yang berjarak hanya 10 Km dari rumah Valentino Rossi di Tavulia.

Berikut video full race MotoGp Misano 2016 by Dailymotion:

Atau klik disini: http://www.dailymotion.com/video/x4swz0w_full-race-motogp-misano-2016-san-marino-gp_sport

Hasil akhir MotoGp Misano 2016 :

R_Race CLASSIFICATION

MotoGp Silverstone 2016, Suzuki Juara + Video Full Race by Dailymotion 5 September 2016

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
2 comments

Maverick-vinales32

Pembalap Suzuki, Maverick Vinales berhasil menjadi juara di MotoGp seri Silverstone – Inggris. Kemenangan yang dipersembahkan untuk Suzuki sebelum hengkang ke Yamaha tahun depan, dan sebuah kemenangan spesial untuk Suzuki dimana kemenangan terakhir Suzuki adalah pada musim 2007.

Pertarungan tidak kalah seru disuguhkan oleh Valentino Rossi, Andrea Iannone, Cal Crutchlow dan Marc Marquez yang berada dibelakang Vinales.

Berikut video Full Race MotoGp Silverstone 2016 dari situs Dailymotion:

Atau klik tautan berikut:http://www.dailymotion.com/video/x4rtbgl_motogp-2016-silverstone-circuit-grand-prix-great-britain-watch-full-race-04-09-2016_sport

Berikut hasil akhir MotoGp Silvertone 2016:

R_Race CLASSIFICATION

Baca juga:

MotoGp Austria 2016 : Akhir Penantian Yang Manis Selama 6 Tahun Untuk Ducati 15 Agustus 2016

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
3 comments

Austria-2016-12

Memasuki seri ke-10 di Sirkuit Spielberg Red Bull Ring – Austria, pembalap Ducati Andrea Iannone berhasil menjadi pemenang, diikuti Andrea Dovizioso di tempat kedua, Jorge Lorenzo di posisi tiga dan Valentino Rossi di urutan keempat. Bisa dibilang hasil yang sangat memuaskan untuk Iannone, Ducati dan seluruh tim yang terlibat, dimana selama 6 tahun Ducati vakum tanpa titel juara.

Sepertinya tidak sia-sia Ducati menggeser Direktur Tekniknya, Felipe Preziosi dan menggantinya dengan Gigi Dall’igna. Seperti kita tahu, di era Preziosi banyak sekali masukan dari para pembalapnya seperti Valentino Rossi yang tidak dipakai. Seperti saya tulis sebelumnya disini.

Di tangan Dall’igna banyak perubahan besar mulai kru hingga pemikiran-pemikiran baru untuk sebuah perubahan besar di Ducati. Langkah ini mungkin juga akan memuluskan impian Lorenzo untuk juara bersama Ducati tahun depan. Dall’igna sendiri bukan orang baru untuk Lorenzo, dimana ia pernah menjadi kepala mekanik Lorenzo ketika di kelas 250 cc.

Baca juga: 

Berikut video Full Race MotoGp Austria 2016 yang dishare racemotogp.com melalui situs dailymotion.com :

Atau klik disini: http://www.dailymotion.com/video/x4op8d7_motogp-2016-austria-red-bull-ring-full-race_sport

Hasil akhir MotoGp Austria 2016:

R_Race CLASSIFICATION

Meluruskan Kesalah Pahaman & Penyalah Pahaman Kalangan Tradisionalis Kepada Kami 22 Juli 2016

Posted by Ms Dhukha in Artikel.
2 comments

12802983_825563060900391_7573582422514840705_n

1) Soal Tuduhan “Anti Shalawat”…

Alangkah bodoh dan meruginya orang yang mengaku muslim namun tidak mau bershalawat kepada Nabi… Tapi apakah ada muslim yang demikian? Dari yang kami ketahui, tidak ada satupun muslim di dunia ini yang anti shalawat, karena perintah untuk bershalawat sudah sangat jelas dalam Al-Quran, bahkan dalam banyak hadits disebutkan keutamaan2nya, disamping terdapat celaan bagi yang enggan bershalawat…

Maka seluruh kaum muslimin (termasuk yang sering dituduh “anti shalawat”) juga sangat menganjurkan untuk memperbanyak bershalawat…

Hanya saja, kami mencukupkan pada shalawat2 yang diajarkan oleh Rasulullah… Yang kami tolak adalah shalawat2 yang dibuat oleh manusia yang isinya ghuluw, seperti mengkultuskan Nabi, juga shalawat2 yang ditetapkan sendiri fadhilahnya, ditetapkan cara membacanya, ditetapkan berapa kali membacanya, ditetapkan kapan waktu membacanya, dll yang semua itu tidak ditetapkan oleh dalil Al-Quran & Hadits…

===========

2) Soal Tuduhan “Anti Ziarah Kubur”…

Semua muslim pasti tau, hukum ziarah kubur adalah sunnah… Tak terkecuali kalangan yang seringkali dituduh “anti ziarah kubur”…

Maka bagaimana kami menolak ziarah kubur?

Yang kami tolak bukanlah ziarah kuburnya, melainkan pengkeramatan kuburan2 manusia yang dianggap Wali Allah, mencari berkah kepadanya dan meminta wasilah kepada orang2 shaleh yang telah wafat…

Bahkan di banyak makam keramat tata cara memasuki makam hingga keluarnya, bahkan wiridan yg dibaca (di makam) pun diatur sedemikan rupa (biasanya oleh juru kunci makam), padahal Islam tidak mengajarkan hal yang demikian…

Bagi kami, ziarah kubur hanyalah untuk mengingat kematian dan mendoakan ahli kubur, bukan malah meminta doa dan restu dari yang didalam kubur atau mencari berkah di kuburan…
12002948_10152958339351213_727258439204791729_n

==========

3) Soal Tuduhan “Anti Maulid, Ga Cinta Nabi”…

Perlu diketahui, kami tidak pernah melarang maulid Nabi… Hanya saja, bagi kami peringatan maulid Nabi bukanlah ritual khusus, yang mesti diperingati dengan ritual khusus, memiliki fadhilah khusus, seperti adanya keyakinan dengan membaca syair2 tertentu ruh Nabi akan hadir dan kita mesti berdiri menyambutnya… …

Bagi kami memperingati maulid Nabi hanyalah momentum untuk syiar Islam, dia bukan ibadah… bisa dilakukan dengan mengadakan pengajian umum, perlombaan, bakti sosial, dll…
=================

 

4) Soal Tuduhan “Nggak Pake Sunnah”…

Pertanyaannya adalah, apakah yang kami tinggalkan itu benar2 sunnah, atau justru perkara2 yang tidak disyariatkan?

Kami melaksanakan shalat taraweh, qiyamul lail, shalat rawatib, shalat Id, puasa senin-kamis, dll, bukankah itu semua sunnah?

Jika yang dimaksud dengan sunnah adalah ritual2 seperti tahlilan, ruwahan, nujuh bulanan, maulidan, yasinan, padusan, dll maka itu bukanlah sunnah, karena hal2 tersebut tidak disyariatkan… Kalangan yang mengamalkan amalan2 diataspun (khususnya ahli ilmu diantara mereka) mengakui itu bukan sunnah.

Adapun jika tuduhan “nggak pake sunnah” karena kami tidak mengeraskan dzikir & meniadakan dzikir berjamaah setelah shalat fardhu’, maka ketahuilah, sesungguhnya berdzikir sendiri2 dengan merendahkan suara lebih utama dan ini pendapat yang dipegang oleh Imam Syafi’I & Imam Nawawi… Lalu apakah mau dikatakan Imam Syafi’I & Imam Nawawi yang merupakan panutan dalam Syafi’iyah dikatakan “nggak pake sunnah”?

Begitupun soal kirim pahala bacaan Al-Quran kepada mayid, ini adalah perkara ikhtilaf… Imam Syafi’i & Imam Nawawi pun berpendapat pahala bacaan Al-Quran itu tidak sampai kepada mayid… Justru yang berpendapat sampainya pahala bacaan Al-Quran kepada mayid adalah Ibnu Taimiyah & Ibnu Qoyyim, dua sosok yang selama ini dibenci kalangan tradisionalis…

Ataukah kami dikatakan “nggak pake sunnah” karena kami tidak qunut subuh?

Ini adalah perkara ikhtilaf sejak dulu… Kalangan Syafi’iyah memang berpendapat qunut subuh itu sunnah muakkad, sedang kalangan Malikiyah berpendapat bahwa itu sunnah… Adapun kalangan Hambali & Hanafi berpendapat qunut subuh tidak disyariatkan… Masing2 punya dalil, maka ketika kami menguatkan dalil yang mengatakan bahwa qunut subuh tidak disyariatkan, bukan berarti kami meninggalkan sunnah, tetapi karena bagi kami qunut subuh itu bukanlah sunnah…

Ringkasnya, kami bukannya meninggalkan sunnah, tetapi meninggalkan apa yang “dianggap sunnah” oleh kebanyakan orang, yang bagi kami itu semua bukanlah sunnah…
======================

5) Soal Tuduhan “Nguburin orang kok kayak ngubur bangke kucing”…

Jika yang dimaksud kami seperti mengubur bangkai kucing ketika memakamkan jenazah tanpa mengadzankan mayid, maka ketahuilah, bahwa Rasulullah, para sahabat, thabiin, serta para imam mazhab tidak satupun terdapat riwayat yang menunjukkan mereka mengadzankan mayid atau jenazah mereka diazankan ketika dimakamkan… Yang demikian baru dipraktekkan jauh setelah masa salafus shalih dengan landasan qiyas, maka ini bukanlah sunnah.

Maka beranikah kita mengatakan bahwa manusia2 mulia seperti Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, para Imam Mazhab serta para salafus shalih dikuburkan layaknya bangkai kucing, karena tidak satupun diantara mereka yang diadzankan ketika dikubur, bahkan tidak dibuatkan selametan (tahlilan)?
======================

Kami tidak mengamalkan perkara2 diatas, bukan berarti kami tidak menghormati kalangan yang mengamalkannya… Dan kami tidak menolak secara mutlak, karena perkara2 diatas adalah perkara furu’, bukan perkara pokok dalam agama…

Ini bukan karena kami ingin dibenarkan atau ingin pendapat kami diikuti… Tidak demikian… Kami sangat menghormati perbedaan pendapat, bahkan kami tidak keberatan kalaupun pandangan kami dianggap keliru, selama itu dilandasi sikap objektif dan argumentasi ilmiah… Tetapi kami hanya ingin kalangan yang tidak sependapat dengan kami, kalaupun tetap tidak sependapat (lagi-lagi) hendaknya ketidaksepahaman itu dilandasi dengan ilmu, argumentasi yang ilmiah dan sikap yang objektif, sehingga melahirkan tasamuh… Bukan dengan landasan kesalah pahaman dan prasangka buruk, apalagi dilandasi kebencian dan fitnah, sehingga melahirkan perpecahan…

Demikian, semoga dengan niat ikhlas mencari kebenaran & meluruskan kesalah pahaman bisa memperkuat ukhuwah Islamiyah diantara jamaah2 kaum muslimin, khususnya sesama Ahlus Sunnah wal Jama’ah…

1916709_10207589189622043_1861381687882854714_n

%d blogger menyukai ini: