jump to navigation

5 Faktor Penyebab Anak Jadi Nakal 15 Januari 2016

Posted by Ms Dhukha in Artikel.
add a comment

Pak Dokter

Semoga menjadi anak sholeh & pintar… Aamiin…

Cara mendidik anak nakal memang tidak mudah dan memerlukan sedikit usaha ekstra jika dibandingkan dengan mendidik anak yang memiliki kepribadian yang biasa-biasa.

Dalam penerapannya, banyak sekali orang tua yang tidak mampu sabar dalam mengendalikan anak yang nakal dan mereka cenderung melakukan kekerasan kepada anak sebagai salah satu solusi terbaik dalam mendisiplinkan anak yang nakal. Sebagian besar orang tua mungkin menganggap bahwa hal ini merupakan hal yang benar, namun apakah demikian? Benarkah mendidik anak yang nakal dengan jalan kekerasan akan membuat mereka menjadi lebih disiplin?

Jawabannya tentu tidak. Mendisiplinkan anak yang nakal dengan jalan kekerasan justru akan membuat anak semakin tidak takut dengan siapapun, bahkan cenderung menjadi bandel. Dalam hal ini, orang tua harus menerapkan cara yang berbeda dalam menghadapi anak yang nakal namun bukan dengan jalan melakukan kekerasan seperti main pukul terhadap anak, karena hal tersebut akan berdampak sangat buruk pada pertumbuhan anak. Untuk mendisiplinkan anak yang nakal.

Terdapat beberapa cara yang perlu diterapkan agar anak menjadi disiplin dan sembuh dari kenakalannya. Setiap orang tua tentu menginginkan anaknya yang nakal menjadi disiplin, bukan? Hal ini karena memiliki anak yang nakal terkadang membuat orang tua depresi karena merasa salah dalam mendidik anak.

Pada usia- usia tertentu yang pada awalnya mereka sebenarnya adalah anak yang baik. Di antara sebab- sebab tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

1. Ketika masih bayi atau berusia sekitar di bawah lima tahun, anak sudah dibiasakan oleh orang tua dengan menuruti semua kemauan anak. Hal ini sering terjadi terutama bagi orang tua yang tidak tega melihat anakanya menangis sehingga mereka lebih memilih untuk menuruti apa yang diinginkan sang anak.

Dengan memanjakan anak seperti ini, secara tidak langsung orang tua tengah mendidik anak menjadi anak yang semua keinginannya harus dipenuhi dan jika tidak, mereka akan mengancam kedua orang tuanya dengan mengeluarkan jurus andalan, yakni menangis.

Hal inilah yang membuat sang anak tumbuh menjadi pribadi yang nakal ketika mereka memasuki usia pra sekolah. Mereka akan senang merengek dan tak jarang dari mereka yang berteriak- teriak meminta dibelikan sesuatu tanpa mempedulikan kondisi orang tua saat itu. Yang terpenting adalah kebutuhannya, apapun keadaannya. Dengan membiasakan anak dimanja sejak kecil, akan menumbuhkan pribadi yang egois.

2. Orang tua tidak menegur sang anak bahkan cenderung mentertawai mereka pada saat mereka mengucapkan kata- kata yang tidak patut. Hal ini tak jarang pula terjadi pada masyarakat kita terutama dari kalangan orang tua yang kurang berpendidikan. Mereka cenderung membiarkan dan mentertawakan anak mereka ketika anak-anak mereka berkata yang tidak sopan dan bahkan berkata-kata kotor.

Dengan sikap orang tua yang seperti itu, maka anak akan menganggap bahwa apa yang ia lakukan bukanlah suatu kesalahan sehingga anak akan cenderung mengulangi perkataan-perkataan tersebut sehingga akan terbawa sampai ia dewasa. Melakukan pembiaran terhadap fenomena ini akan membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang arogan dan tidak memiliki tata krama.

3. Kurangnya penerapan pelajaran rohani kepada sang anak. Sebagai orang tua, tentu kita semua tahu bahwa agama merupakan satu-satunya pegangan hidup yang mampu menuntun seseorang untuk menuju ke arah yang lebih baik. Hal ini perlu ditanamkan kepada anak sejak dini. Apabila anak tidak diperkenalkan mengenai agama semenjak ia masih kecil, maka ia akan tumbuh menjadi pribadi yang tak terkendali sehingga tak jarang dari mereka yang tumbuh menjadi anak yang nakal.

4. Terlalu sering bertengkar di hadapan sang anak juga merupakan salah satu faktor utama anak tumbuh menjadi anak yang nakal. Kejadian ini sering dialami oleh orang tua yang memiliki kehidupan rumah tangga yang kurang harmonis dimana mereka terlalu sering bertengkar di hadapan sang anak sehingga sang anak berpikir bahwa keluarga mereka dipenuhi dengan kebencian-kebencian yang mengakibatkan sang anak menjadi berontak sebagai bentuk protes terhadap perilaku kedua orang tuanya.

Apabila kita mengamati anak-anak di sekitar kita yang kedua orang tuanya memiliki kehidupan rumah tangga yang kurang harmonis, maka hal ini sering kita jumpai pada anak-anak mereka.

5. Terlalu sering memberikan uang saku yang berlebihan kepada sang anak dan memfasilitasi mereka dengan hal- hal yang sesungguhnya tidak terlalu mereka butuhkan, juga menjadi penyebab utama sang anak tumbuh menjadi pribadi yang nakal. Hal ini biasanya terjadi di kota- kota besar yang mana anak tumbuh di dalam sebuah keluarga yang kedua orang tuanya merupakan orang-orang yang fokus pada karir.

Orang tua cenderung memfasilitasi anak-anaknya dengan segala kelebihan dan kecukupan dengan menganggap bahwa mereka tidak membutuhkan kasih sayang dengan terpenuhinya hal-hal tersebut. Padahal, membiasakan anak dengan barang mewah justru akan membuat mereka tumbuh menjadi pribadi yang kurang memiliki jiwa sosial dan tak jarang dari mereka akan tumbuh menjadi anak yang nakal dan tak terkendali.

Kelima faktor di atas merupakan beberapa dari sekian banyak faktor yang dapat menyebabkan anak menjadi nakal. Setelah mengetahui beberapa faktor yang membuat anak tumbuh menjadi anak yang nakal, maka langkah orang tua selanjutnya adalah dengan mulai menghentikan kebiasaan yang menjadi penyebab anak menjadi nakal tersebut dengan menerapkan beberapa cara mendidik anak nakal.

Perlu diingat bahwa mengembalikan anak nakal menjadi penurut tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, terlebih ketika mereka masih berusia anak-anak. Untuk itu, terdapat beberapa langkah yang harus ditempuh oleh orang tua dalam mengatasi anak- anak yang nakal.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Baca juga :

Tak Terasa Sudah 3 Tahun Disini 11 Januari 2016

Posted by Ms Dhukha in Artikel.
add a comment

3 th

3 tahun bersama WordPress

Alhamdulillah, tak terasa sudah 3 tahun berpetualang di WordPress. Terima kasih banyak untuk rekan-rekan sesama bloger, pembaca dan teman-teman semua atas saran, kritik dan komentarnya.

Baca juga :

Yamaha Factory Racing Mulai Incar Pembalap Muda 9 Januari 2016

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
4 comments

Lin-Jarvis

Lin Jarvis

Kontrak dua pembalap tim pabrikan Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo sama-sama berakhir di penghujung musim 2016. Dan sepertinya Yamaha MotoGP mulai menyiapkan pengganti Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo untuk musim 2017.

Ada dua nama pembalap yang diincar sebagai pengganti Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo untuk musim 2017. Yaitu Maverick Vinales dan Alex Rins. dan keduanya adalah orang Spanyol.

Suzuki-MotoGP_Vinales

Maverick Vinales

“Maverick bagaikan kentang yang hangat di MotoGP. Tim manapun siap menyantap karena Maverick sudah ada pengalaman di MotoGP. Dia pun rider berbakat. Saya dengar sudah tanda tangan kontrak sampai tahun depan. Tapi, dia tetap pembalap yang mencuri perhatian kami,” beber Lin Jarvis, Management Director Yamaha Factory Racing (YFR).

alex-rins

Alex Rins

Untuk Alex Rins, Yamaha blak-blakan bisa meminangnya. “Tahun ini Alex masih di Moto2. Tahun depan bisa naik ke MotoGP. Banyak tim terbuka untuk Rins. Rins juga sangat berbakat. Rins jadi kandidat untuk Yamaha musim 2017,” urai Lin Jarvis.

Jadi bagaimana dengan Rossi dan Lorenzo musim 2017?

Baca juga :

Suzuki Beneran Ngamuk, All New Satria 150Fi Tembus 18.49 HP dan Beragam Fitur Baru 23 Desember 2015

Posted by Ms Dhukha in Motonews.
10 comments

Satria FI

Berdasarkan brosur dari Laskar suzuki, All New Suzuki Satria F150 Injection akan memiliki power output 18,49 hp dengan 5 pilihan warna. Dan dari brosur tersebut, kita juga bisa melihat fitur dan teknologi apa yang dibawa oleh All New Suzuki Satria F150 Injection ini.

Karena All New Suzuki Satria F150 menggunakan penyuplai bahan bakar Injeksi, maka ada banyak part penting yang berhubungan dengan sistem FI seperti ECU. Disini Suzuki menyebutnya sebagai ECM ( Engine Control Module ), lalu Fuel Injector sebagai penyuplai bahan bakar, throtel Body sebagai penyuplai udara yang sudah mengaplikasikan O2 sensor.

Untuk lampu depan ada semacam lampu senja di bagian atas. Cluster atas adalah Low beam, sedangkan Cluster bawah adalah Hi-beam. Ketika hi beam dinyalakan, low beam tetap menyala

Sedangkan untuk dapur pacu, ukuran Bore strokenya masih sama dengan Satria F150 Karburator yaitu 62 x 48,8 mm. Namun rasio Kompresi naik dari 10,2:1 Versi karburator menjadi 11.5:1 di All New Suzuki Satria F150 Injection. Power dan Torsinya juga melonjak bila dibandingkan dengan Suzuki Satria F150 Karbu, bahkan lebih tinggi dari kompetitornya (Sonic & MX-King)

sistem injeksi All New Suzuki Satria F150 memiliki 6 sensor yaitu : Sensor O2, Sensor Suhu / tekanan air radiator, Sensor udara, Sensor Throtel, Sensor tekanan udara dan Sensor Posisi Crankshaft.

Satria-fu-150-injeksi-januari-2015-E8d

Gambar lengkap belum bisa kami tampilkan

Berdasarkan brosur tersebut, semprotan (spray) injector All New Suzuki Satria F150 dibuat terinspirasi dari moge Suzuki GSX-R dimana ada dua semprotan ke arah yang berbeda.

Untuk sistem pendingin telah menggunakan liquid Cooled plus radiator besar plus lubang di spatbor depan.

Katub / Valve All New Suzuki Satria F150 dibuat besar, dan Jalur intake di desain ulang dengan tujuan membuat Power dari All New Suzuki Satria F150 menjadi besar.

Dikarenakan supplai udara yang dibutuhkan makin besar, tentu Butuh box filter udara yang lebih besar juga. Filter dan Box udara All New Suzuki Satria F150 dibuat lebih besar namun body tetap ramping.

Untuk silinder menggunakan teknologi SCEM (Suzuki Composit Elctrochemical Material). Menggunakan bahan alumunium tapi tetap keras dan durable.

Banyak hal yang dilakukan Suzuki untuk membuat motor tetap ringan, sampai-sampai Velg All New Suzuki Satria F150 pun diklaim lebih ringan dibanding Velg Kompetitor. Dan model Grip ban pun dibuat Khusus agar All New Suzuki Satria F150 bisa lebih cepat berakselerasi dan menghemat bahan bakar sebesar 6%.

Untuk titik pusat massa All New Suzuki Satria F150 dibuat ditengah dengan Rangka yang sama sekali baru dengan bobot yang dibuat lebih ringah namun diklaim suzuki tetap kokoh dan kompak. Dan untuk memaksimalkan output power, All New Suzuki Satria F150 punya diameter knalpot yang lebih besar 6,4 mm dibanding versi karburator.

Electric starter menerapkan sister One Push Electric Starter seperti yang pernah saya tulis pada artikel sebelumnya disini. Sistem yang terinspirasi dari Suzuki GSX-R1000.

Pada lubang kunci kontak, shutter key model dengan penutup otomatik bermagnetik. Bila pada motor lain, biasanya di cocokkan dengan profile magnetnya lalu putar, untuk All New Suzuki Satria F150  cocokkan dengan profil magnet, lalu tekan. 

Di atas Underbone, Suzuki meletakkan bagasi tempat penyimpanan barang pada All New Suzuki Satria F150, kecil namun seperti di lihat di gambar, cukup buat satu lap Kanebo. Jangan harap bias taruh helm didalamnya…. :-) 

Profil jok tempat duduk dari All New Suzuki Satria F150 di desain ulang, berbeda bila dibandingkan dengan Versi sebelumnya dan juga kompetitornya.

Footstep dibuat mirip motor sport, bisa ditekuk dan memiliki phisical bank sensor, jadi kalo miring rebah, bakalan ada tanda nya dulu.

Sebuah motor yang benar-benar baru dari Suzuki baik mesin, hingga body dan teknologi luar dan dalam.

Sumber : Laskarsuzuki & TMCBlog

Baca juga artikel lainnya :

Denda Modifikasi Motor Sampai 24 Juta?? Berikut Modifikasi Yang Dilarang 12 Desember 2015

Posted by Ms Dhukha in Artikel, Motonews.
2 comments

Mobil polisi

Pict : Meme & Rage Comic Indonesia

Akhir-akhir ini di media ramai diperbincangkan tentang larangan modifikasi motor / mobil. Dan kabarnya dendanya bikin mumet, Rp. 24jt masbro… Hmmm bisa dipake beli V-ixion / CB150R atau N-Max tuh…!!

Banyak yang berpendapat hal tersebut akan mematikan kreatifitas anak bangsa. Agar tidak salah paham, perlu kita ketahui dulu mana modifikasi yang diperbolehkan dan mana yang dilarang.

Berikut Modifikasi yang di perbolehkan:

  • Modifikasi dimensi hanya dapat di lakukan pada perpanjangan atau pemendekan landasan (sasis) tanpa mengubah jarak sumbu dan konstruksi kendaraan.
  • Tidak merubah warna dasar kendaraan.
  • Modifikasi mengganti mesin dengan mesin yang merk dan type yang sama masih diperbolehkan.

Modifikasi yang dilarang:

  • Penggantian / menghilangkan bagian motor yang berakibat membahayakan atau mengganggu saat di kendarai , misalnya spion, lampu sein dan juga knalpot.
  • Mengganti mesin dengan tipe ataupun merk yang berbeda.
  • Mengganti ukuran ban lebih kecil atau di bawah ukuran standar.

Itulah beberapa poin yang perlu diperhatikan agar kreatifitas kita tidak menyalahi aturan.

Baca juga :

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 445 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: