jump to navigation

Di Negeri Orang Ilmu Mereka Merasa Lebih Dihargai 26 Februari 2016

Posted by Ms Dhukha in Artikel.
6 comments

Setelah mobil listrik gagal karena nggak lulus uji emisi (emisi dari mana ya? kan mobil listrik, bisa hasilkan emisi dari mana???) dan akhirnya dibeli oleh Malaysia, sampai sekalian pembuatnya dibawa kesana. Akan ketabok lagi jika benar-benar Rio Haryanto akan mendapat sponsor dai “Visit Malaysia” nih… Nggak heran jika banyak anak bangsa lebih memilih berkarya di negri orang karena disana mereka merasa lebih mendapat dukungan dan ilmunya lebih dihargai daripada disini.

rio-haryanto-tessss_20160224_232005

Rio Haryanto

Misal Prof. Khoirul Anwar, penemu jaringan 4G yang berkarir di Jepang, Dan masih banyak lagi orang jenius dari Indonesia memilih berkarir di luar negeri.

Pict. wovgo.com

Baca juga :

5 Faktor Penyebab Anak Jadi Nakal 15 Januari 2016

Posted by Ms Dhukha in Artikel.
3 comments

Pak Dokter

Semoga menjadi anak sholeh & pintar… Aamiin…

Cara mendidik anak nakal memang tidak mudah dan memerlukan sedikit usaha ekstra jika dibandingkan dengan mendidik anak yang memiliki kepribadian yang biasa-biasa.

Dalam penerapannya, banyak sekali orang tua yang tidak mampu sabar dalam mengendalikan anak yang nakal dan mereka cenderung melakukan kekerasan kepada anak sebagai salah satu solusi terbaik dalam mendisiplinkan anak yang nakal. Sebagian besar orang tua mungkin menganggap bahwa hal ini merupakan hal yang benar, namun apakah demikian? Benarkah mendidik anak yang nakal dengan jalan kekerasan akan membuat mereka menjadi lebih disiplin?

Jawabannya tentu tidak. Mendisiplinkan anak yang nakal dengan jalan kekerasan justru akan membuat anak semakin tidak takut dengan siapapun, bahkan cenderung menjadi bandel. Dalam hal ini, orang tua harus menerapkan cara yang berbeda dalam menghadapi anak yang nakal namun bukan dengan jalan melakukan kekerasan seperti main pukul terhadap anak, karena hal tersebut akan berdampak sangat buruk pada pertumbuhan anak. Untuk mendisiplinkan anak yang nakal.

Terdapat beberapa cara yang perlu diterapkan agar anak menjadi disiplin dan sembuh dari kenakalannya. Setiap orang tua tentu menginginkan anaknya yang nakal menjadi disiplin, bukan? Hal ini karena memiliki anak yang nakal terkadang membuat orang tua depresi karena merasa salah dalam mendidik anak.

Pada usia- usia tertentu yang pada awalnya mereka sebenarnya adalah anak yang baik. Di antara sebab- sebab tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

1. Ketika masih bayi atau berusia sekitar di bawah lima tahun, anak sudah dibiasakan oleh orang tua dengan menuruti semua kemauan anak. Hal ini sering terjadi terutama bagi orang tua yang tidak tega melihat anakanya menangis sehingga mereka lebih memilih untuk menuruti apa yang diinginkan sang anak.

Dengan memanjakan anak seperti ini, secara tidak langsung orang tua tengah mendidik anak menjadi anak yang semua keinginannya harus dipenuhi dan jika tidak, mereka akan mengancam kedua orang tuanya dengan mengeluarkan jurus andalan, yakni menangis.

Hal inilah yang membuat sang anak tumbuh menjadi pribadi yang nakal ketika mereka memasuki usia pra sekolah. Mereka akan senang merengek dan tak jarang dari mereka yang berteriak- teriak meminta dibelikan sesuatu tanpa mempedulikan kondisi orang tua saat itu. Yang terpenting adalah kebutuhannya, apapun keadaannya. Dengan membiasakan anak dimanja sejak kecil, akan menumbuhkan pribadi yang egois.

2. Orang tua tidak menegur sang anak bahkan cenderung mentertawai mereka pada saat mereka mengucapkan kata- kata yang tidak patut. Hal ini tak jarang pula terjadi pada masyarakat kita terutama dari kalangan orang tua yang kurang berpendidikan. Mereka cenderung membiarkan dan mentertawakan anak mereka ketika anak-anak mereka berkata yang tidak sopan dan bahkan berkata-kata kotor.

Dengan sikap orang tua yang seperti itu, maka anak akan menganggap bahwa apa yang ia lakukan bukanlah suatu kesalahan sehingga anak akan cenderung mengulangi perkataan-perkataan tersebut sehingga akan terbawa sampai ia dewasa. Melakukan pembiaran terhadap fenomena ini akan membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang arogan dan tidak memiliki tata krama.

3. Kurangnya penerapan pelajaran rohani kepada sang anak. Sebagai orang tua, tentu kita semua tahu bahwa agama merupakan satu-satunya pegangan hidup yang mampu menuntun seseorang untuk menuju ke arah yang lebih baik. Hal ini perlu ditanamkan kepada anak sejak dini. Apabila anak tidak diperkenalkan mengenai agama semenjak ia masih kecil, maka ia akan tumbuh menjadi pribadi yang tak terkendali sehingga tak jarang dari mereka yang tumbuh menjadi anak yang nakal.

4. Terlalu sering bertengkar di hadapan sang anak juga merupakan salah satu faktor utama anak tumbuh menjadi anak yang nakal. Kejadian ini sering dialami oleh orang tua yang memiliki kehidupan rumah tangga yang kurang harmonis dimana mereka terlalu sering bertengkar di hadapan sang anak sehingga sang anak berpikir bahwa keluarga mereka dipenuhi dengan kebencian-kebencian yang mengakibatkan sang anak menjadi berontak sebagai bentuk protes terhadap perilaku kedua orang tuanya.

Apabila kita mengamati anak-anak di sekitar kita yang kedua orang tuanya memiliki kehidupan rumah tangga yang kurang harmonis, maka hal ini sering kita jumpai pada anak-anak mereka.

5. Terlalu sering memberikan uang saku yang berlebihan kepada sang anak dan memfasilitasi mereka dengan hal- hal yang sesungguhnya tidak terlalu mereka butuhkan, juga menjadi penyebab utama sang anak tumbuh menjadi pribadi yang nakal. Hal ini biasanya terjadi di kota- kota besar yang mana anak tumbuh di dalam sebuah keluarga yang kedua orang tuanya merupakan orang-orang yang fokus pada karir.

Orang tua cenderung memfasilitasi anak-anaknya dengan segala kelebihan dan kecukupan dengan menganggap bahwa mereka tidak membutuhkan kasih sayang dengan terpenuhinya hal-hal tersebut. Padahal, membiasakan anak dengan barang mewah justru akan membuat mereka tumbuh menjadi pribadi yang kurang memiliki jiwa sosial dan tak jarang dari mereka akan tumbuh menjadi anak yang nakal dan tak terkendali.

Kelima faktor di atas merupakan beberapa dari sekian banyak faktor yang dapat menyebabkan anak menjadi nakal. Setelah mengetahui beberapa faktor yang membuat anak tumbuh menjadi anak yang nakal, maka langkah orang tua selanjutnya adalah dengan mulai menghentikan kebiasaan yang menjadi penyebab anak menjadi nakal tersebut dengan menerapkan beberapa cara mendidik anak nakal.

Perlu diingat bahwa mengembalikan anak nakal menjadi penurut tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, terlebih ketika mereka masih berusia anak-anak. Untuk itu, terdapat beberapa langkah yang harus ditempuh oleh orang tua dalam mengatasi anak- anak yang nakal.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Baca juga :

Tak Terasa Sudah 3 Tahun Disini 11 Januari 2016

Posted by Ms Dhukha in Artikel.
add a comment

3 th

3 tahun bersama WordPress

Alhamdulillah, tak terasa sudah 3 tahun berpetualang di WordPress. Terima kasih banyak untuk rekan-rekan sesama bloger, pembaca dan teman-teman semua atas saran, kritik dan komentarnya.

Baca juga :

Denda Modifikasi Motor Sampai 24 Juta?? Berikut Modifikasi Yang Dilarang 12 Desember 2015

Posted by Ms Dhukha in Artikel, Motonews.
3 comments

Mobil polisi

Pict : Meme & Rage Comic Indonesia

Akhir-akhir ini di media ramai diperbincangkan tentang larangan modifikasi motor / mobil. Dan kabarnya dendanya bikin mumet, Rp. 24jt masbro… Hmmm bisa dipake beli V-ixion / CB150R atau N-Max tuh…!!

Banyak yang berpendapat hal tersebut akan mematikan kreatifitas anak bangsa. Agar tidak salah paham, perlu kita ketahui dulu mana modifikasi yang diperbolehkan dan mana yang dilarang.

Berikut Modifikasi yang di perbolehkan:

  • Modifikasi dimensi hanya dapat¬†di lakukan pada perpanjangan atau pemendekan landasan (sasis)¬†tanpa mengubah jarak sumbu dan konstruksi kendaraan.
  • Tidak merubah warna dasar kendaraan.
  • Modifikasi mengganti mesin dengan mesin yang merk dan type yang sama masih diperbolehkan.

Modifikasi yang dilarang:

  • Penggantian / menghilangkan bagian motor yang berakibat membahayakan atau mengganggu saat di kendarai , misalnya spion, lampu sein dan juga knalpot.
  • Mengganti mesin dengan tipe ataupun merk yang berbeda.
  • Mengganti ukuran ban lebih kecil atau di bawah ukuran standar.

Itulah beberapa poin yang perlu diperhatikan agar kreatifitas kita tidak menyalahi aturan.

Baca juga :

Mungkin Ini Yang Terjadi Jika Photoshop Bisa Diterapkan ke Dunia Nyata 10 Desember 2015

Posted by Ms Dhukha in Artikel.
9 comments

Baca Juga :

Photoshop, merupakan program editing foto paling ampuh sejagat ini. Banyak hal bisa dilakukan dengan program ini, misal edit foto, manipulasi foto atau ngejahilin foto seseorang (tapi yang ini jangan dilakukan lho ya), apalagi dipakai menggandakan uang!! ūüėÄ

Tapi apa jadinya jika program Photoshop bisa diaplikasikan ke dunia nyata?? Mungkin beberapa hal ini yang akan terjadi :

  1. Menghilangkan Warna Merah Menghilangkan Warna Merah
  2. Menghapus PakaianMenghapus Pakaian
  3. Memperbaiki Nilai Memperbaiki Nilai
  4. Membuat Jembatan Membuat Jembatan
  5. Mengecat Rumah Mengecat Rumah
  6. Mencecat Tembok Mencecat Tembok
  7. Menghapus Noda Menghapus Noda
  8. Menggandakan Uang Menggandakan Uang
  9. Menambahkan Kumis Menambahkan Kumis
  10. Menghapus Selingkuhan Menghilangkan Selingkuhan
  11. Memindahkan Barang dengan Mudah Memindahkan Barang dengan Mudah
  12. Mengirim Barang Mengirim Barang
  13. Menutup Orang Bersin Menutup Orang Bersin

Dan tentunya masih banyak hal menarik lainnya yang bisa dilakukan dengan Photoshop.¬†Seperti yang biasanya dilakukan Mas Joe Motoblast (Master Photoshop) yang sering otak-atik grafis motor, pasti menarik…

Artikel dari : Jalantikus.com

 

%d blogger menyukai ini: