jump to navigation

Apakah MotoGP Bisa Seperti Dulu……?? 20 Februari 2014

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
4 comments

Valentino-Rossi-di-YamahaSebelumnya saya juga pernah menjumpai gambar seperti diatas di tulisan sesama blogger. Dari gambar ini mungkin bisa mewakili unek-unek kita sebagai penggemar MotoGP. Seperti yang pernah saya tulis disini bahwasannya banyak penggemar MotoGP yang rindu dengan aksi-aksi menegangkan yang dulu pernah disuguhkan oleh para pembalap, baik dari tim pabrikan maupun tim satelit.

Di era 500 cc hingga 1000 cc 4 tak, motogp sering menyuguhkan aksi seru, dimana pembalap tim satelit bisa bersaing melawan tim pabrikan bahkan menjadi juara seri. Hal tersebut nyaris hilang disaat regulasi baru dengan menurunkan kapasitas mesin menjadi 800 cc. Bahkan setelah kembali ke mesin 1000 cc pun hal tersebut jarang terjadi. Dan hanya pembalap dari tim pabrikan (Honda dan Yamaha) yang bisa menjuarai MotoGP.

Rossi vs Max Biaggi

Rossi vs Lorenzo

Rossi vs Stoner

Rossi vs Sete Gibernau

Rossi vs Sete Gibernau

Rossi vs Sete Gibernau

Semoga di musim ini, tim open class bisa meramaikan persaingan. Msd.

Iklan

Ingin MotoGP Bisa Seperti Dulu Lagi 1 Mei 2013

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
8 comments

Motogp 04

Sedikit unek-unek yang ingin penulis sampaikan disini, sebagai penggemar MotoGP kami merasa kejuaraan balap motor paling bergengsi ini sudah berbeda dengan beberapa tahun yang lalu. Yang kami maksud bukan berbeda dalam hal teknologi, karena hal yang satu ini pasti berubah seiring dengan perkembangan yang terjadi di MotoGP.

MotoGP terasa berbeda sejak regulasinya berubah menjadi 800 cc, dimana hanya pembalap pabrikan yang selalu mengisi podium. Hampir selama beberapa tahun belakangan podium MotoGP hanya diisi oleh 4 pembalap yakni Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Casey Stoner dan Dani Pedrosa.

rossi_7

Berbeda dengan era GP 500 atau saat MotoGP berubah menjadi 1000 cc, dimana persaingan untuk meraih podium sangat ketat. Dan tidak hanya pembalap dari tim pabrikan yang bersaing, bahkan dari tim satelit pun sering menjuarai balapan ini. Kita tentu masih ingat aksi Alex Barros, Loris Capirossi. Juga Sete Gibernau, Marco Melandri, dan masih banyak lagi. Mereka adalah beberapa pembalap dari tim satelit yang bisa bersaing dengan pembalap dari tim pabrikan. 

Tapi kapan ya kira-kira hal tersebut bisa terjadi lagi, dimana tim satelit bisa bersaing dengan tim pabrikan untuk menjadi juara di MotoGP?

MotoGp Assen 2016, Jack Miller Juara Sekaligus Kemenangan Pertama Tim Satelit Sejak 2007 27 Juni 2016

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
7 comments

Jack Miller

Jack Miller

Baca juga :

MotoGp seri Assen tahun ini merupakan yang pertama kali digelar pada hari Minggu. Seperti kita ketahui bahwa khusus MotoGp seri Assen – Belanda selalu digelar pada hari sabtu. Dan race yang sempat dihentikan karena hujan deras tersebut akhirnya dimenangkan oleh Jack Miller dan Marquez di posisi kedua.

Hal ini sekaligus rekor baru, dimana MotoGp era 4 tak sejak regulasi turunnya kapasitas mesin dari 1000 cc menjadi 800 cc pada tahun 2007 lalu dan beralih menjadi 1000 cc lagi pada tahun 2012, belum ada satupun tim satelit yang berhasil menjadi juara.

Beda seperti dulu, ketika era 2 tak dan 4 tak pertama kali, tim-tim satelit bisa dengan mudah bersaing dengan tim pabrikan. Misal Loris Capirossi, Alex Barros, Norick Abe, Sete Gibernau, Marco Melandri, Toni Elias dan masih banyak lagi pembalap pada era tersebut bisa menjadi juara seri walaupun berada di tim satelit.

Dan di seri Assen semalam, Jack Miller berhasil menjadi juara, dan nasib kurang beruntung dialami para pembalap yang sempat berada di posisi terdepan sebelum red flag berkibar. Seperti Andrea Dovizioso, Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Petruci, Hernandes, Aleix Expargaro harus crash akibat track yang licin.

Berikut link video MotoGp Assen 2016 by dailymotion.com :

Part 1 :

Part 2 :

Atau klik disini :

Hasil akhir MotoGp Assen 2016:

R_Race CLASSIFICATION

Hasil Akhir Motogp Indianapolis 2015 plus Video HD Full Race 10 Agustus 2015

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
11 comments

Buat yang ketiduran dan nggak nonton Motogp Indianapolis, monggo dipelototin disini :

Baca Juga :

Video : Dailymotion

Hasil akhir Motogp Indianapolis 2015 :

Indianapolis, Sunday, August 09, 2015

Pos. Points Num. Rider Nation Team Bike Km/h Time/Gap
1 25 93 Marc MARQUEZ SPA Repsol Honda Team Honda 161.1 41’55.371
2 20 99 Jorge LORENZO SPA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha 161.0 +0.688
3 16 46 Valentino ROSSI ITA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha 160.7 +5.966
4 13 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 160.7 +6.147
5 11 29 Andrea IANNONE ITA Ducati Team Ducati 159.7 +21.528
6 10 38 Bradley SMITH GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 159.7 +21.751
7 9 44 Pol ESPARGARO SPA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 159.2 +30.378
8 8 35 Cal CRUTCHLOW GBR CWM LCR Honda Honda 159.1 +31.607
9 7 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Ducati Team Ducati 159.0 +32.821
10 6 9 Danilo PETRUCCI ITA Octo Pramac Racing Ducati 158.9 +34.517
11 5 25 Maverick VIÑALES SPA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 158.6 +39.010
12 4 68 Yonny HERNANDEZ COL Octo Pramac Racing Ducati 158.5 +41.815
13 3 45 Scott REDDING GBR EG 0,0 Marc VDS Honda 157.9 +50.209
14 2 41 Aleix ESPARGARO SPA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 157.3 +1’00.465
15 1 8 Hector BARBERA SPA Avintia Racing Ducati 157.1 +1’04.147
16 69 Nicky HAYDEN USA Aspar MotoGP Team Honda 157.0 +1’05.066
17 63 Mike DI MEGLIO FRA Avintia Racing Ducati 156.9 +1’06.941
18 19 Alvaro BAUTISTA SPA Aprilia Racing Team Gresini Aprilia 156.5 +1’13.862
19 50 Eugene LAVERTY IRL Aspar MotoGP Team Honda 156.2 +1’18.706
20 6 Stefan BRADL GER Aprilia Racing Team Gresini Aprilia 156.1 +1’19.730
21 15 Alex DE ANGELIS RSM E-Motion IodaRacing Team ART 156.1 +1’19.882
22 24 Toni ELIAS SPA AB Motoracing Honda 156.1 +1’19.934
Not Classified
43 Jack MILLER AUS CWM LCR Honda Honda 156.8 20 Laps

 

 

 

MotoGP: Pembekuan Software Pabrikan Mulai Diberlakukan 15 Juli 2015

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
1 comment so far

ECU

Dengan berakhirnya seri kesembilan MotoGP Jerman, Minggu (12/7) lalu, sekaligus juga menandai diberlakukannya aturan pembekuan pengembangan software pabrikan. Honda, Yamaha dan Ducati telah menyerahkan sampel terakhir dari software pabrikan Electronical Control Unit (ECU) mereka kepada MotoGP. Ketiga pabrikan tersebut tidak diperkenankan mengembangkan ECU, mengingat mereka harus sudah mulai menyusun pengembangan bersama akan regulasi penggunaan ECU tunggal di MotoGP mulai musim 2016.

“Mereka harus membekukan hak milik software mereka sendiri, agar mereka tidak dapat mencuri rahasia tim satu sama lain dan menggunakannya pada sistem mereka di pabrikan musim ini,” terang Direktur Teknologi MotoGP. “Mereka meminta kami untuk menempatkan sistem dalam regulasi pembekuan software. Hanya itu peran kami,” imbuhnya.

Di bawah pengawasan Direktur Teknis, satu ECU dari setiap tim kelas Pabrikan telah dihapus bersamaan dengan berakhirnya seri balap di Sirkuit Sachsenring. ECU ini sekarang akan disegel dan disimpan sebagai sampel pembekuan software dari ketiga tim pabrikan tersebut. Pembekuan pengembangan software hanya berlaku bagi Honda, Yamaha dan Ducati. Kedua pabrikan baru, Suzuki dan Aprilia, tidak termasuk dalam pengembangan penggunaan ECU tunggal musim depan.

MotoGP akan memberlakukan regulasi penggunaan ECU tunggal pada musim 2016. Nantinya, ECU untuk semua tim pabrikan akan dipasok oleh Magneti Marelli. Pemegang hak komersial MotoGP, Dorna Sports SL, beralasan bahwa regulasi ini adalah demi menekan biaya, dan sekaligus membuat balapan semakin kompetitif.

Semoga saja Motogp bisa kompetitif seperti dulu, podium tidak hanya didominasi 4 pembalap saja.

Baca juga :

%d blogger menyukai ini: