jump to navigation

Start Dari Pitstop Dianggap Berbahaya, Pembalap Ingin Regulasi Baru Diubah 17 Juli 2014

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
trackback

motogp_sachsenring2014

Regulasi baru MotoGP yang diterapkan Race Direction saat memulai balapan pada pit stop mendapat kritikan dari tiga pembalap pabrikan Marc Marquez, Dani Pedrosa, dan Jorge Lorenzo. Mereka telah menyerukan perubahan dalam persaingan perburuan podium.  Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terulangnya adegan yang bisa membahayakan pembalap, seperti yang terlihat di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Minggu (13/7) kemarin.

Kondisi cuaca hujan pada balapan seri kesembilan di Sachsenring, membuat suasana balap motor sedikit berbeda dari sebelumnya. Sebab 14 pembalap yang tengah menyesuaikan ban basah tiba-tiba diperintahkan untuk memulai dari pit stop.  Setelah menunggu beberapa saat setelah sembilan pembalap jalan dari lintasan, barulah 14 pembalap lainnya menyusul dan mulai memacu kecepatan mereka dari pit lane.

Kendati tak ada insiden kecelakaan yang terjadi pada saat itu, namun ketiga pembalap ini (Marquez, Pedrosa, dan Lorenzo) menyerukan agar peraturan ini segera diubah. Meskipun mereka merasa bahwa situasi ini pasti akan terjadi pada balapan berikutnya. Bahkan Marc berkata bahwa balapan ini diibaratkan seperti motorcross.

“Situasi ini akan sulit untuk mengulangi, sebab suatu hari nanti hal ini bisa terjadi lagi. Kami akan berbicara dengan Race Direction dan mungkin membuat beberapa perubahan pada akhir pit lane. Karena ketika semua pembalap pergi untuk mengubah motor, itu tidak masalah jika Anda berada di pole position. Rasanya seperti berlomba-lomba dan mencoba untuk menemukan tempat untuk memulai di depan,” kata Marquez.

Sementara itu rekan setim Marquez, Dani Pedrosa juga mengeluhkan situasi tersebut yang cukup merugikan posisinya pada balapan, kemarin. “Seperti Marc katakan bahwa itu adalah sebuah masalah karena duo Honda berada di barisan terdepan. Tapi karena saya tidak masuk ke dalam lintasan ketika saya mengubah motor, maka konsekuensinya saya berada di baris kedua pada pit lane. Biasanya situasi saat ini tidak terjadi, di mana semua orang membuat pilihan yang sama untuk datang ke pit sebelum awal balapan. Saya melakukannya dua tahun yang lalu tapi saya hanya dengan dua atau tiga pembalap lainnya,” jelas Pedrosa.

Pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, juga turut mengomentari regulasi baru tersebut. “Bagi saya itu berbahaya karena beberapa alasan. Cakram karbon merupakan salah satu alasan, karena bagi saya tidak bisa menghangatkan cakram sebelum balapan awal. Juga Anda punya ban baru dan terutama keluar setelah pit lane sangat sempit. Ada banyak pengendara berusaha menyalip. Jadi mungkin lebih baik untuk mengubah peraturan agar menghindari situasi yang sangat berbahaya,” terang Lorenzo

Hingga seri ke-9 Marquez berhasil memenangkan semua lomba dan 8 kali pole position. Buat pendukungnya pembalap lain silahkan coba lihat di TV sebelah, siapa tahu jagoannya menang… :-)   #efek-quick-count-pilpres

Komentar»

1. cicak kreatip.com - 17 Juli 2014
Ms Dhukha - 17 Juli 2014

Iya sih…

Suka

2. Maskur - 17 Juli 2014

betul betul

Disukai oleh 1 orang

3. Mase - 18 Juli 2014

betul memang berbahaya…tanpa garis posisi dan tempatnya sempit…

Suka

Ms Dhukha - 18 Juli 2014

Yup…

Suka


Silahkan Komentar, Mohon Maaf Kalo Tidak Sempat Dibalas

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: