jump to navigation

Komeng : Hanya Fuel Injection Yamaha Yang Lebih Modular… Emang Benar, Ini Buktinya… 30 Januari 2014

Posted by Ms Dhukha in Motonews.
trackback

mioj-spacy

Bagi yang sering lihat iklan yamaha di tv, pasti sering dengar kata-kata bang komeng seperti judul diatas. Awalnya saya nggak tahu maksud dari “modular” disini. Ternyata sudah sering dibahas di web atau pleh bloger-bloger senior di negeri ini tentang kelebihan YM-JET FI milik yamaha VS PGM-FI milik honda.

Seperti yang telah diulas di blog kang ari.pitstop, bahwa injeksi yamaha sudah canggih karena memiliki banyak sensor sehingga motor bisa menyesuaikan di segala cuaca dan ketinggian, mau langsam ataupun kebut kebutan sehingga penyemprotan bahan bakar bisa sempurna. Hal ini dikarenakan motor injeksi yamaha di throttle body ada sensor yang namanya MAQS (Modulated Air Quantity Sensor) disitu terpasang lagi tiga sensor :

maqs

1. TPS (Throttle Position Sensor) yang bertugas Untuk mendeteksi sudut bukaan Throttle valve .

2. IAPS (Intake Air Pressure Sensor) dengan fungsi kerja utama mendeteksi tekanan di sepanjang lubang masuk (INTAKE) dan bekerjasama dengan sensor yang lain untuk menentukan posisi TMA (Titik Mati Atas).

3. IATS (Intake Air Temperature Sensor), bertugas mendeteksi suhu udara yang masuk kedalam ruang bakar untuk mengukur densitas udara.

Sensor yang kedua yaitu IAPS adalah sensor yang bekerja menyesuaikan kondisi tekanan udara di lingkungan sekitar sehingga saat motor diajak jalan dari ketinggian 0 sampai 3.500 mdpl (meter diatas permukaan laut) bahkan nanjak lagi ke pucuk gunung, motor injeksi yamaha tidak perlu diseting manual untuk menyesuaikan kondisi tekanan udara di lingkungan yang bisa berpengaruh terhadap performa motor karena sensor IAPS selalu bekerja mengontrol tekanan udara sekitar.

Beda kalau motor injeksi honda tidak ada sensor IAPS-nya atau sensor tekanan udara dan sudah diakui sama orang AHM. Sehingga saat mau naik turun gunung harus berhenti dulu setel Mode Altitude sesuai ketinggian permukaan daratan yang mau dilewati. Jadi kita harus tahu ketinggian puncak gunung merapi berapa meter diatas permukaan laut. Ribet kan..??

Makanya yang mengeluhkan motor injeksi Honda dirasa kurang bertenaga saat dipakai di dataran tinggi, bahkan top-speed hanya berkisar di kecepatan 60 km/jam, setel dulu kalau mau normal. kalau yang pakai motor orangnya paham teknologi pasti bisa setel2, lha kalau yang pakai ibu2 atau cewek2 gimana?

Tapi walaupun begitu, penjualan motor injeksi yamaha masih kalah sama honda, hal ini disebabkan karena nama (brand), maklum disini banyak orang yang lebih memilih merk daripada kualitas dan teknologi.

Msd,      Sumber : http://aripitstop.wordpress.com/2014/01/21/teknologi-injeksi-yamaha-lebih-canggih-dibanding-kompetitor-ini-buktinya-pantesan-lebih-kencang-6-detik/

Silahkan Komentar, Mohon Maaf Kalo Tidak Sempat Dibalas

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: