jump to navigation

Ducati : Antara Idealis vs Feedback Rider + Ketinggalan Teknologi? 12 Februari 2013

Posted by Ms Dhukha in MotoGP.
trackback

2013-ducati-off-to-a-slow-start-at-sepang-test-1-400x266

Makin miris liat Ducati Nyungsep, tidak kompetitif saat test sepang kemarin, Rider Mereka Hayden dan Dovi bahkan sangat amat kecewa dengan hasil test di Malaysia Ini. Selisih waktu nya di Day 1-3 antara Pabrikan Yamaha vs Honda vs Ducati :

Day 1 :

1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 2m 0.549s (Lap 29/31)
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory (YZR-M1) 2m 0.568s (6/37)
3. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 2m 0.803s (20/27)
4. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory (YZR-M1) 2m 1.038s (20/35) 9.Nicky Hayden USA Ducati Team (GP13) 2m 2.110s (30/37)
10. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 2m 2.379s (33/34)

Day 2 :

1. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory (YZR-M1) 2m 0.568s (Lap 6/13)
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 2m 0.978s (7/13)
3. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 2m 1.359s (5/12)
4. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory (YZR-M1) 2m 1.508s (11/12)

8. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 2m 2.726s (16/17)
9. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP13) 2m 2.742s (5/13)

Day 3 :

1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 2m 0.100s (Lap 4/44)
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory (YZR-M1) 2m 0.429s (4/58)
3. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory (YZR-M1) 2m 0.542s (43/55)
4. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 2m 0.636s (32/54)

9. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP13) 2m 2.184s (19/49)
10. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 2m 2.277s (37/38)

Selisih waktunya hampir langit dan bumi alias sama saja selama dua tahun belakangan,  itu artinya tak ada perubahan berarti dalam sistem manajemen mereka, idelais? Mereka yakin dengan segala teknologi dan sensor mereka pada jaman Stoner sampai-sampai “terlena”, mereka sudah ketinggalan jauh ? Tim jepang berkembang pesat dengan segala elektronisnya, Sebenarnya Burgess –  Rossi pernah habis habisan megkritik manajemen karena melakukan sesuatu Update yang tidak perlu dan akhirnya dibuang di “tempat sampah”,

Kenapa Stoner Bisa Jurdun 2007 dan lumayan kompetitif di 2008-2009? : 1. Teknologi Ducati berkembang 1-2 langkah pada jaman desmo gp 7-8, akhirnya 2008 ducati dapat diredam dengan inves besar besaran yamaha honda,dan keterlenaan ducati dimulai karena rider mereka (stoner) pada saat itu tidak bisa memberi input sensitif yang baik bagi pippo dkk dan pippo nya sendiri mungkin gak mau denger! Dan kesalahan terbesar ducati adalah tidak mepertahankan Capirossi dan melandri.melandri adalah pembalap yang sensitif seperti valentino, kita tahu bahwa pengembangan ducati blueprint nya rata-rata atas bantuan Loris Capirossi, Kompetitif di 2003 2005-2006 dengan full support, setelah stoner masuk, manis 1 x lalu Nyungsep   susah berkepanjangan? memang skill casey saya akui hebat, tapi hanya nyumbang 15 % saja , sisanya adalah motor nya yang sangat cepat dan kompetitif dengan teknologi Super. Ini juga memberi fakta baru bahwa stoner sama sekali tidak memberi input yang baik untuk mengembangkan motor. Seperti Loris dan ducatinya yang tak mau dengar stoner, terbukalah liang kehancuran DuKati,untuk kompetitif 2008-2009 mimin apluse buat casey deh,karena mampu bertahan.

Rossi Masuk di Waktu,Tempat dan Orang yang SALAH !

Rossi dan Burgess KALAH TARUHAN, Mereka masuk di Waktu, Tempat dan bertemu Orang dan Tim yang salah, parahnya di 2011 burgess gak boleh ikut andil soal mesin di bologona, markas besar ducati, dan saat rossi paparkan masalah, ducati malah memilih jalan ruwet atau malah hanya megganti swingarm bukan chassis nya !, dan melaukan sesuatu tak berguna (burgess 2011).

Komentar»

1. paedhimas - 12 Februari 2013

filosofi mereka yaitu mereka ingin juara dengan memperthankan konfigurasi mesin L dan rangka monokok,tapi susaaah….

Suka

Ms Dhukha - 13 Februari 2013

Ya karena pabrikan Jepun sudah banyak berkembang

Suka

2. An_Syahri - 12 Februari 2013

Walaaahhhh… koq gitu nich…

Suka

Ms Dhukha - 13 Februari 2013

Ya begitulah….

Suka

3. Vale : Ducati Tidak Terima Kritikan | - 20 Maret 2013

[…] Mungkin ini berkaitan dengan ideologi Ducati yang tidak ingin diubah-ubah oleh pembalapnya, seperti pernah saya beritakan sebelumnya disini https://dhukha99.wordpress.com/2013/02/12/ducati-antara-idealis-vs-feedback-rider-ketinggalan-teknolo… […]

Suka

4. bagus - 16 November 2013

kok gak pernah di bahas mbah dukun satar ya sisi pandang yg ini!?!!

Suka

Ms Dhukha - 20 November 2013

Iya kenapa ya?

Suka

5. Jorge Lorenzo Resmi Gabung Ducati Tahun Depan | https://dhukha99.wordpress.com - 19 April 2016

[…] Spanyol, Jorge Lorenzo, resmi bergabung dengan Ducati untuk dua musim kedepan. Kabar mengenai bakal pindahnya Lorenzo ke Ducati telah ramai terdengar […]

Suka

6. MotoGp Austria 2016 : Akhir Penantian Yang Manis Selama 6 Tahun Untuk Ducati | https://dhukha99.wordpress.com - 15 Agustus 2016

[…] Ducati : Antara Idealis vs Feedback Rider  […]

Suka


Silahkan Komentar, Mohon Maaf Kalo Tidak Sempat Dibalas

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: