Keputusan Bridgestone Yang Mengecewakan…


Valentino-Rossi-MotoGP-Austin-2014-650x350

Melupakan tentang Jump startnya Jorge dan Inden R15, ganti membahas tentang Valentino Rossi yang kembali mengkritik pemasok ban MotoGP, Bridgestone soal keputusannya mengambil untuk kembali menggunakan ban lama spek 2013. Rossi yang finis keenam di Grand Prix Amerika Serikat, Senin, (14/4) dini hari WIB, geram ban depannya motornya tak bisa diajak untuk bertarung 21 lap.

Ban Depan Rossi - Austin 2014Gambar diatas adalah kondisi ban depan Rossi pasca balapan di Austin kemarin. Telapak sisi kanannya tergerus dan makin lama makin parah sampai akhirnya kehilangan daya cengkeram saat motor belok ke kanan. Itu yang menyebabkan motornya melambat dan sangat mudah disalip pembalap lain. Terlihat ketika balapan di Austin memang Rossi kelabakan di tikungan kanan. “Mengecewakan karena seharusnya dapat podium sebagaimana target awal. Sayang sekali saya tak bisa berada di sana,” ujar The Doctor, seperti dilansir, Crash.

Menurut Rossi usaha beradaptasi dengan ban baru di musim ini seolah sia-sia. Bridgestone sebagai pemasok ban tunggal MotoGP itu kembali memilih ban lama, meski dengan alasan agar kondisi karet pada ban belakang bisa tahan lama hal itu dinilai tetap tak tepat.

“Dari saya pribadi, terus terang saya tidak senang menggunakan ban lama. Saya tidak suka. Saya hanya ingin menggunakan ban baru dan bagi saya apa yang Bridgestone lakukan akhir pekan ini, untuk beralih ke ban lama sangat tidak masuk akal,” kata Rossi.

“Setelah kami sudah mulai terbiasa dengan ban baru, mereka justru menggunakan ban lama. Saya tidak tidak mengerti tentang keputusan tersebut. Tapi ini adalah ban, sehingga kami akan mencoba untuk menggunakannya,” sambung The Doctor

MotoGP Austin : Marquez Menang Tanpa Perlawanan, Lorenzo Terkena Penalty


Marquez-Austin 2014

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez kembali menjadi juara di sirkuit Austin – Amerika. Marquez memenangkan seri tersebut nyaris tanpa perlawanan dari pembalap lain. Sementara rekan setimnya, Dani Pedrosa yang sebelumnya digadang-gadang akan memberikan perlawanan berarti harus puas berada di posisi 2.

Sementara keberuntungan tidak berpihak di tim Yamaha Movistar, dimana Jorge Lorenzo harus terkena penalty karena melakukan jump start dan finish di posisi 10. Sedangkan Valentino Rossi harus puas berada di posisi 8. Lorenzo melakukan kesalahan fatal yang harusnya tidak sampai terjadi yaitu dengan nyolong start, meskipun berada di urutan pertama dirinya harus menjalani hukuman penalty masuk pit. Hal ini menyebabkan Jorge melorot ke posisi 23, dan sepanjang lomba harus kerja ekstra keras hingga akhirnya berhasil finish di posisi 10.

Sedangkan Valentino Rossi hanya bisa pasrah ketika kemampuan motornya sudah dikira mumpuni, namun masalah ban menimpa dirinya. Sempat gagal start bagus, Rossi turun ke posisi delapan. Namun Rossi bereaksi sampai akhirnya bisa bertarung berebut tempat ketiga dengan pembalap Pramac Ducati, Andrea Iannone. Tetapi ditengah race, kondisi ban depan Rossi mulai koyak dan hancur, khususnya di sisi kanan dikarenakan lay out sirkuit Austin kebanyakan punya jalur belokan ke kanan.

Berikut hasil balap MotoGP Austin:

1. Marc Marquez – Repsol Honda Team (43m 33.430s)
2. Dani Pedrosa – Repsol Honda Team (43m 37.554s)
3. Andrea Dovizioso – Ducati Team (43m 54.406s)
4. Stefan Bradl – LCR Honda MotoGP (43m 56.220s)
5. Bradley Smith – Monster Yamaha Tech 3 (43m 56.393s)
6. Pol Espargaro – Monster Yamaha Tech 3 (43m 59.997s)
7. Andrea Iannone – Pramac Racing (44m 1.687s)
8. Valentino Rossi – Movistar Yamaha MotoGP (44m 18.949s)
9. Aleix Espargaro – NGM Forward Racing (44m 21.035s)
10. Jorge Lorenzo – Movistar Yamaha MotoGP (44m 22.541s)
11. Nicky Hayden – Drive M7 Aspar (44m 34.165s)
12. Hiroshi Aoyama – Drive M7 Aspar (44m 37.384s)
13. Yonny Hernandez – Pramac Racing (44m 40.763s)
14. Karel Abraham – Cardion AB Motoracing (45m 1.402s)
15. Hector Barbera – Avintia Racing (45m 5.806s)
16. Michael Laverty – Paul Bird Motorsport (45m 5.973s)
17. Danilo Petrucci – IodaRacing Project (45m 12.606s)
18. Mike Di Meglio – Avintia Racing (45m 25.392s)

Tugas Wakil Rakyat Yang Benar-benar “Mewakili Rakyat”


Wakil Rakyat

Pemilu legislatif baru saja kita lalui. Kita diwajibkan memilih wakil rakyat, yang tugasnya mewakili suara dan aspirasi kit. Bahkan kita tidak kenal siapa mereka. Diantara sekian banyak yang mencalonkan diri, ada yang benar-benar bertujuan ingin mewakili suara rakyat dan ingin mensejahterakan rakyat. Tetapi ada juga yang hanya bertujuan mencari jabatan, kadudukan atau pekerjaan.

Wakil rakyat, memang benar-benar menjadi wakil rakyat….
Rakyat yang nggak punya jabatan dan kedudukan, sudah diwakili oleh wakil rakyat…
Rakyat yang belum punya rumah / villa mewah, sudah diwakili oleh wakil rakyat yang punya duluan…
Rakyat yang belum punya duit banyak, sudah diwakili oleh wakil rakyat yang punya duluan…
Rakyat yang belum punya mobil mewah, sudah diwakili oleh wakil rakyat yang punya duluan…
Rakyat yang nggak bisa jalan-jalan ke luar negeri, sudah diwakili oleh wakil rakyat….
Rakyat yang nggak bisa korupsi, sudah diwakili oleh wakil rakyat yang korupsi duluan…
Bahkan rakyat yang belum punya istri 2 / selingkuhan, sudah diwakili oleh wakil rakyat yang punya duluan…
……………………………………………………………. silahkan ditambah sendiri…

Bid’ah dan Bahayanya


No Bid'ah

Apakah suatu amalan itu bisa tertolak alias tidak diterima padahal sudah berniat baik atau ikhlas?

Dari Ummul Mukminin Ummu Abdillah ‘Aisyah radhiyallahu’anha beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam bersabda,
Barangsiapa yang mengada-adakan suatu perkara di dalam urusan [agama] kami ini yang bukan berasal darinya, maka ia pasti tertolak.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Di dalam riwayat Muslim, “Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang tidak ada tuntunannya dari kami, maka ia pasti tertolak.”

Kedudukan Hadits

Imam Ibnu Daqiq al-’Ied rahimahullah mengatakan, “Hadits ini merupakan salah satu kaidah agung di dalam agama. Ia termasuk salah satu Jawami’ al-Kalim (kalimat yang ringkas dan sarat makna) yang dianugerahkan kepada al-Mushthofa [Nabi] shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ia mengandung penegasan tertolaknya segala bentuk bid’ah dan perkara yang diada-adakan [dalam agama, pent]…” (lihat Syarh al-Arba’in Haditsan, hal. 25)

Syaikh Abdul Muhsin al-’Abbad hafizhahullah berkata, “Hadits ini adalah kaidah untuk menimbang amalan secara lahiriah, bahwasanya amal tidak dianggap benar kecuali apabila bersesuaian dengan syari’at. Sebagaimana halnya hadits Innamal a’malu bin niyat adalah kaidah untuk menimbang amal batin…” (lihat Kutub wa Rosa’il Abdul Muhsin [2/114])

Faidah Hadits

Hadits di atas memberikan pelajaran kepada kita, di antaranya:

  • Segala macam bid’ah di dalam agama -yang memang tidak dilandasi dalil al-Kitab maupun as-Sunnah- adalah tertolak, baik dalam hal keyakinan maupun amal ibadah. Pelakunya mendapatkan celaan sekadar dengan tingkat bid’ah dan sejauh mana penyimpangan mereka dari ajaran agama
  • Barangsiapa yang memberitakan suatu keyakinan yang tidak diberitakan oleh Allah dan Rasul-Nya maka dia adalah pelaku bid’ah
  • Barangsiapa yang beribadah kepada Allah dengan sesuatu yang tidak diizinkan oleh Allah dan Rasul-Nya atau melakukan ibadah dengan suatu hal yang tidak disyari’atkan maka dia juga pelaku bid’ah
  • Barangsiapa yang mengharamkan hal-hal yang mubah (boleh) atau beribadah kepada-Nya dengan amalan-amalan yang tidak diajarkan dalam syari’at maka dia adalah pelaku bid’ah
  • Barangsiapa yang beribadah kepada Allah dengan landasan dalil dari Allah dan Rasul-Nya -baik dalam bentuk keyakinan ataupun amalan- maka hal itu akan diterima
  • Segala bentuk ibadah yang dilakukan dengan cara-cara yang dilarang maka hukumnya adalah tidak sah, karena ia tidak dilandasi oleh syari’at
  • Segala bentuk transaksi muamalah yang dilakukan dengan cara-cara yang dilarang oleh agama juga termasuk akad transaksi yang tidak sah
  • Larangan terhadap suatu bentuk ibadah atau muamalah melahirkan konsekuensi tidak sah atau tertolaknya ibadah atau muamalah yang dilakukan (lihat keterangan Syaikh as-Sa’di rahimahullah dalam al-Majmu’ah al-Kamilah [9/12-13])

Pengertian Bid’ah

Imam asy-Syathibi rahimahullah menjelaskan bahwa bid’ah adalah suatu tata cara beragama yang diada-adakan dan menyerupai syari’at. Hal itu dilakukan dengan maksud untuk melebih-lebihkan dalam beribadah kepada Allah (lihat al-Arba’una Haditsan fi Minhaj ad-Da’wah, hal. 70 dan al-I’tisham, [1/50])

Dampak Negatif Bid’ah

Bid’ah memiliki banyak dampak negatif dan konsekuensi yang jelek, di antaranya adalah:

  • Menimbulkan konsekuensi pendustaan terhadap firman Allah (yang artinya), “Pada hari ini telah Aku sempurnakan bagi kalian agama kalian.” (QS. Al-Ma’idah: 3). Karena apabila seorang datang dengan membawa bid’ah dan dianggap termasuk dalam agama, maka itu artinya agama ini belum sempurna!
  • Konsekuensi bid’ah adalah celaan terhadap syari’at Islam bahwa ia belum sempurna, kemudian baru sempurna dengan adanya bid’ah yang dibuat oleh pelaku bid’ah itu
  • Konsekuensi bid’ah pula adalah celaan bagi seluruh umat Islam sebelumnya yang tidak melakukan bid’ah ini bahwasanya agama mereka tidak sempurna atau cacat, maka hal ini adalah dampak yang sangat membahayakan!
  • Dampak bid’ah adalah orang yang sibuk dengannya niscaya akan tersibukkan dari melakukan hal-hal yang sunnah (ada tuntunannya). Sehingga mereka meninggalkan amalan yang ada tuntunannya dan sibuk dengan amalan yang tidak diajarkan.
  • Munculnya bid’ah adalah sebab perpecahan dan percerai-beraian umat Islam. Karena para pembela bid’ah akan mengatakan bahwa merekalah yang berada di atas kebenaran sedangkan kelompok lain salah. Begitu pula para pembela kebenaran akan mengatakan bahwa merekalah yang berada di atas kebenaran sedangkan pelaku bid’ah itu adalah sesat, sehingga terjadilah perpecahan di antara umat (lihat Syarh al-’Aqidah al-Wasithiyah oleh Syaikh al-Utsaimin [2/316-317])

Nasehat Para Ulama Ahlus Sunnah

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu berkata, “Ikutilah tuntunan dan janganlah kalian mengada-adakan bid’ah. Karena sesungguhnya kalian telah dicukupkan. Dan setiap bid’ah adalah sesat.” (lihat al-Arba’una Haditsan fi Minhaj ad-Da’wah, hal. 68)

Ibnul Majisyun berkata: Aku pernah mendengar Malik berkata, “Barangsiapa yang mengada-adakan di dalam Islam suatu bid’ah yang dia anggap baik (baca: bid’ah hasanah), maka sesungguhnya dia telah menuduh Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengkhianati risalah. Sebab Allah berfirman (yang artinya), “Pada hari ini telah Aku sempurnakan agama kalian.” Apa-apa yang pada hari itu bukan termasuk ajaran agama, maka hari ini hal itu bukan termasuk agama.” (lihat al-Arba’una Haditsan fi Minhaj ad-Da’wah, hal. 69 dan al-I’tisham, [1/64-65])

Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata, “Pokok-pokok as-Sunnah dalam pandangan kami adalah berpegang teguh dengan apa-apa yang diyakini oleh para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, meneladani mereka dan meninggalkan bid’ah-bid’ah. Kami meyakini bahwa semua bid’ah adalah sesat.” (lihat ‘Aqa’id A’immah as-Salaf, hal. 19)

Imam al-Barbahari rahimahullah berkata, “Ketahuilah -semoga Allah merahmatimu- sesungguhnya ilmu bukanlah diraih semata-mata dengan memperbanyak riwayat dan kitab. Sesungguhnya orang yang berilmu [yang hakiki] adalah yang mengikuti ilmu dan Sunnah, meskipun ilmu dan kitabnya sedikit. Dan barangsiapa yang menyelisihi al-Kitab dan as-Sunnah, maka dia adalah penganut bid’ah, meskipun ilmu dan kitabnya banyak.” (lihat Da’a’im Minhaj Nubuwwah, hal. 163)

Syaikhul Islam Abul ‘Abbas al-Harrani rahimahullah berkata, “Simpul pokok ajaran agama ada dua: kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah, dan kita beribadah kepada-Nya hanya dengan syari’at-Nya. Kita tidak beribadah kepada-Nya dengan bid’ah-bid’ah. Hal itu sebagaimana firman Allah ta’ala (yang artinya), “Maka barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Rabbnya, hendaklah dia melakukan amal salih dan tidak mempersekutukan sesuatupun dalam beribadah kepada Rabbnya.” (QS. al-Kahfi: 110).” (lihat Da’a’im Minhaj Nubuwwah, hal. 87)

Bid’ah Sumber Perpecahan

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya yang Kami perintahkan adalah jalan-Ku yang lurus ini. Ikutilah ia dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan yang lain, karena hal itu akan mencerai-beraikan kalian dari jalan-Nya.” (QS. Ali ‘Imran: 153)

Imam asy-Syathibi rahimahullah berkata, “Shirathal mustaqim itu adalah jalan Allah yang diserukan oleh beliau [rasul]. Itulah as-Sunnah. Adapun yang dimaksud dengan jalan-jalan yang lain itu adalah jalan orang-orang yang menebarkan perselisihan yang menyimpang dari jalan yang lurus. Dan mereka itulah para pelaku bid’ah.” (lihat al-I’tisham [1/76])

Mujahid rahimahullah ketika menjelaskan maksud ayat “dan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan yang lain’ maka beliau mengatakan, “Maksudnya adalah bid’ah dan syubhat-syubhat.” (lihat al-I’tisham [1/77])

Allah ta’ala juga berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian seperti halnya orang-orang yang berpecah-belah dan berselisih setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan.” (QS. Ali ‘Imran: 105)

Qatadah rahimahullah menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan orang-orang yang berpecah-belah dan berselisih itu adalah para pelaku bid’ah.” (lihat al-I’tisham [1/75])

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan mereka itu senantiasa berselisih kecuali orang-orang yang dirahmati Rabbmu.” (QS. Hud: 118)

Ikrimah menafsirkan bahwa maksud dari mereka yang senantiasa berselisih itu adalah penganut hawa nafsu (bid’ah) sedangkan orang-orang yang dikecualikan itu adalah Ahlus Sunnah; yaitu orang yang berpegang-teguh dengan Sunnah (lihat al-I’tisham [1/83])

Penutup

Demikianlah, paparan singkat mengenai kandungan hadits ‘Aisyah radhiyallahu’anha yang memperingatkan kita dari bahaya bid’ah dan dampak negatifnya. Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang tulus ikhlas melestarikan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan meninggalkan segala macam bid’ah dan penyimpangan.

Penulis: Ustadz Ari Wahyudi
Sumber : http://www.muslim.or.id

Jelang GP Austin : Lorenzo Andalkan SSG dan Sasis Baru


Jorge-Lorenzo-2014-Yamaha-YZR-M1-MotoGP-Livery_1

Melupakan hasil pahit di Qatar, pembalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo bertekad meraih hasil terbaik di GP Austin akhir pekan ini. Meskipun sebenarnya trek Austin tahun lalu kurang bersahabat dengan Yamaha. “Motor saya punya perangkat girboks dan sasis baru. Maju selangkah dengan tahun lalu,” tutur Lorenzo yang juara dunia 2010 dan 2012.

Dirinya merasa lay out sirkuit Austin sepanjang 5,513 km dengan 20 tikungan itu bukanlah trek ideal buat M1 maupun cara membalapnya. Tapi dengan SSG dan sasis itu, Lorenzo masih yakin. Apalagi jelang balapan tahun lalu, kami menemukan celah yang bisa meningkatkan kecepatan. “Saat lomba hanya tertinggal tiga detik dari pemenang saat lomba,” kata Lorenzo yang mengingatkan celah tersebut jadi modal untuk set-up Austin.

Lorenzo yakin musim ini pacuannya bisa bersaing. Setidaknya lebih cepat dari sebelumnya. “Bila motor oke, tak kalah penting, kondisi fisik siap tempur 100%. Saya akan tarung berebut juara di mana saja dan dengan siapa saja,” tegas Lorenzo menyorongkan ancaman.

SSG di M1 sudah berevolusi setelah serangkaian riset sejak pertengahan 2013 dan barang ini akan sangat membantu di trek Austin yang butuh akselerasi keras di beberapa titik. Tinggal menunggu siapa yang akan jadi lawan terdekatnya, Marquez, musuh lama Dani Pedrosa, atau justru rekan setimnya Valentino Rossi yang berada satu atap di Movistar Yamaha MotoGP?

Mesin Yamaha Flat Single Untuk Moto3


Yamaha Flat-Single Moto3

Yamaha Flat-Single Moto3

Diam-diam Yamaha sedang menyiapkan motor balap untuk turun di kelas Moto3. Menggunakan model mesin Flat-Single dikawinkan dengan desain inovatif yang bisa digunakan untuk ajang balap Moto3.

Tes pertama rencananya akan dilakukan di sebuah sirkuit di New Zeeland (tidak disebutkan nama sirkuitnya) pada awal April ini. New Yamaha 250 membuat lap pertama dari sirkuit tersebut ditunggangi oleh John Goldfish. “Konsep ini sungguh revolusioner. Saya belum pernah melihat sepeda motor sangat merebah saat menikung dan mampu melibas tikungan dengan kecepatan tinggi,” puji Goldfish.

John Goldfish

Mesin jenis Flat-Single didesain oleh para teknisi asal Perancis dan dikembangkan oleh sebuah perusahaan asal Jerman pada akhir 1970. Mesin ini diperbarui. Selain itu material yang digunakan dari bahan-bahan ringan yang biasa dipakai untuk membuat pesawat terbang.

Uniknya posisi silinder terpasang di sisi kiri sepedamotor. Dampaknya membuat pusat gravitasi menjadi lebih rendah. Kinerja crankshaft berputar di sumbu longitudinal membuat reaksi torsi tetap cepat saat melibas tikungan dengan merebah pada kecepatan tinggi.

“Mesin ini menjanjikan dan punya potensi luar biasa. Apalagi ditambah dengan desain dan inovasi terbaru untuk Moto3.” Kalau dilihat sekilas mungkin banyak yang mengira mesin motor matic, hehehe….

Aleix Espargaro : Antara Kelebihan BBM dan Berat Badan


Aleix Espargaro - NGM Forward Racing

Aleix Espargaro – NGM Forward Racing

Menjadi yang tercepat di sesi latihan menunjukkan bahwa pacuan Aleix Espargaro (NGM Forward Yamaha FTR) memang mantap. Banyak yang memprediksi Aleix akan mampu naik podium di seri perdana MotoGP Losail, termasuk saya. Tapi hal yang berbeda terjadi saat balapan. Start dari posisi 9, pasokan bahan bakar Open Class (OC) yang 24 liter ternyata berdampak negatif. Ia sangat sulit mendahului pembalap lain, termasuk pembalap Ducati. Yamaha FTR milik Aleix keberatan akselerasi dibanding motor pacuan pembalap lainnya, ditambah si rider Aleix yang memiliki berat badannya 69 kg, termasuk gambot dibanding petarung lain.

Yamaha FTR dipacu Aleix seakan tidak pernah diam pada racing line. Aleix sering mengoreksi motornya. Ya, bandingkan saja dengan M1 milik Valentino Rossi, RC213V Marc Marquez dan Dani Pedrosa yang begitu antengnya sepanjang lomba. Walaupun Aleix berhasil finish ke-4, hal ini disebabkan jatuhnya sejumlah pembalap di depannya seperti Jorge Lorenzo, Stefan Bradl, Alvaro Bautista, dan Bradley Smith. “Urutan 4 di seri pembuka memang hal yang menyenangkan bagi Aleix Espargari. Posisi start dari baris tiga sungguh tak mudah. Saya tak bisa menerapkan strategi yang dirancang karena sulitnya menyusul pembalap lain,” ujar Aleix yang menghancurkan dua unit motor di sesi kualifikasi akibat kecelakaan.

Motornya memang bisa diperbaiki untuk balapan, namun kondisinya pun tak lagi seperti sebelumnya. Setidaknya kini Aleix bisa mengulur motornya dan dirinya dari ronde pertama ini, bahwa test dan latihan beda dengan balapan.

Untuk pembalap dengan postur tubuh lebih besar seperti Vale, Crutchlow atau Hayden beresiko besar kehabisan bahan bakar. Hal ini juga yang dialami Cal Crutchlow menjelang garis finish, dimana motornya kehabisan bahan bakar, bisa dilihat disini. Beruntung pembalap dibelakangnya cukup jauh sehingga posisinya masih bisa diamankan. Hal yang sama juga sering terjadi pada sang juara dunia 9x Valentino Rossi yang kehabisan bahan bakar menjelang garis finish. Msd.

Video Full Race MotoGP Qatar 2014


Bagi yang nggak sempat bangun nonton MotoGP Qatar, silahkan lihat videonya berikut ini :

Sources : dailymotion.com

Motogp Qatar 2014

 

MotoGP Seri Perdana Qatar : Marquez Juara, Rossi Kedua, Lorenzo Crash


Motogp Qatar 2014

Motogp Qatar 2014

Selamat pagi GP mania, sebelumnya mohon maaf karena agak telat update berita hasil Motogp di sirkuit Losail – Qatar. Bagaimana dengan race semalam, seru, menegangkan atau ngantuk melihatnya? Semalam saya nonton MotoGP ditemani oleh si kecil yang baru berusia 8 bulan, dan ditambah duel seru Marc dan Vale ngantuk jadi hilang.

Si kecil ikutan bangun lihat MotoGP

Si kecil ikutan bangun lihat MotoGP

Marc Marquez yang berhasil menjadi juara harus bekerja ekstra melawan Valentino Rossi di akhir balapan. Sementara juara tahun lalu, Jorge Lorenzo terjatuh di lap awal saat memimpin lomba setelah start dari posisi 6. Hal yang sama juga dialama Stefan bradl dan Alvaro Bautista yang sebenarnya sangat berpeluang meraih podium.

Berikut hasil akhir MotoGP Qatar :

Doha, Sunday, March 23, 2014 (Sources : motogp.com)

Pos. Points Num. Rider Nation Team Bike Km/h Time/Gap
1 25 93 Marc MARQUEZ SPA Repsol Honda Team Honda 166.4 42’40.561
2 20 46 Valentino ROSSI ITA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha 166.3 +0.259
3 16 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 166.1 +3.370
4 13 41 Aleix ESPARGARO SPA NGM Forward Racing Forward Yamaha 165.6 +11.623
5 11 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Ducati Team Ducati 165.6 +12.159
6 10 35 Cal CRUTCHLOW GBR Ducati Team Ducati 164.5 +28.526
7 9 45 Scott REDDING GBR GO&FUN Honda Gresini Honda 164.3 +32.593
8 8 69 Nicky HAYDEN USA Drive M7 Aspar Honda 164.3 +32.628
9 7 5 Colin EDWARDS USA NGM Forward Racing Forward Yamaha 163.8 +39.547
10 6 29 Andrea IANNONE ITA Pramac Racing Ducati 163.6 +43.360
11 5 7 Hiroshi AOYAMA JPN Drive M7 Aspar Honda 163.4 +46.595
12 4 68 Yonny HERNANDEZ COL Energy T.I. Pramac Racing Ducati 163.4 +46.688
13 3 17 Karel ABRAHAM CZE Cardion AB Motoracing Honda 163.1 +50.581
14 2 9 Danilo PETRUCCI ITA IodaRacing Project ART 162.4 +1’03.127
15 1 23 Broc PARKES AUS Paul Bird Motorsport PBM 161.7 +1’14.386
16 70 Michael LAVERTY GBR Paul Bird Motorsport PBM 160.5 +1’32.593
17 63 Mike DI MEGLIO FRA Avintia Racing Avintia 160.3 +1’36.085
Not Classified
19 Alvaro BAUTISTA SPA GO&FUN Honda Gresini Honda 166.2 2 Laps
38 Bradley SMITH GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 166.1 4 Laps
44 Pol ESPARGARO SPA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 165.0 5 Laps
6 Stefan BRADL GER LCR Honda MotoGP Honda 165.6 14 Laps
8 Hector BARBERA SPA Avintia Racing Avintia 160.7 18 Laps
99 Jorge LORENZO SPA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha 0 Lap

Aleix Espargaro Sapu Bersih FP 2 & 3 di Losail – Qatar


Aleix Espargaro – NGM Forward Racing

Aleix Espargaro kembali menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas ketiga Motogp Losail – Qatar, setelah sebelumnya menjadi yang tercepat di latihan bebas kedua. Pembalap tim NGM Forward Racing yang memakai Motor Yamaha M1 spek tahun 2013 dipadukan dengan ban soft ini bisa menjadi ancaman serius bagi pembalap pabrikan.

Berikut hasil Free Pactice ke 3 di Sirkuit Losail – Qatar :

Sources : motogp.com

Pos. Num. Rider Nation Team Bike Km/h Time Gap 1st/Prev.
1 41 Aleix ESPARGARO SPA NGM Forward Racing Forward Yamaha 336.1 1’55.201
2 19 Alvaro BAUTISTA SPA GO&FUN Honda Gresini Honda 342.9 1’55.667 0.466 / 0.466
3 38 Bradley SMITH GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 337.3 1’55.816 0.615 / 0.149
4 29 Andrea IANNONE ITA Pramac Racing Ducati 345.7 1’55.996 0.795 / 0.180
5 44 Pol ESPARGARO SPA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 346.0 1’56.020 0.819 / 0.024
6 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 344.0 1’56.332 1.131 / 0.312
7 46 Valentino ROSSI ITA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha 340.4 1’56.542 1.341 / 0.210
8 5 Colin EDWARDS USA NGM Forward Racing Forward Yamaha 332.1 1’56.626 1.425 / 0.084
9 99 Jorge LORENZO SPA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha 340.0 1’56.668 1.467 / 0.042
10 69 Nicky HAYDEN USA Drive M7 Aspar Honda 328.6 1’56.670 1.469 / 0.002
11 93 Marc MARQUEZ SPA Repsol Honda Team Honda 344.4 1’56.682 1.481 / 0.012
12 6 Stefan BRADL GER LCR Honda MotoGP Honda 342.4 1’56.726 1.525 / 0.044
13 35 Cal CRUTCHLOW GBR Ducati Team Ducati 339.7 1’57.046 1.845 / 0.320
14 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Ducati Team Ducati 340.4 1’57.100 1.899 / 0.054
15 68 Yonny HERNANDEZ COL Energy T.I. Pramac Racing Ducati 340.8 1’57.623 2.422 / 0.523
16 17 Karel ABRAHAM CZE Cardion AB Motoracing Honda 330.0 1’57.779 2.578 / 0.156
17 7 Hiroshi AOYAMA JPN Drive M7 Aspar Honda 329.9 1’58.182 2.981 / 0.403
18 8 Hector BARBERA SPA Avintia Racing Avintia 324.6 1’58.394 3.193 / 0.212
19 45 Scott REDDING GBR GO&FUN Honda Gresini Honda 324.4 1’58.495 3.294 / 0.101
20 63 Mike DI MEGLIO FRA Avintia Racing Avintia 324.6 1’58.732 3.531 / 0.237
21 9 Danilo PETRUCCI ITA IodaRacing Project ART 327.3 1’59.321 4.120 / 0.589
22 23 Broc PARKES AUS Paul Bird Motorsport PBM 321.4 1’59.328 4.127 / 0.007
70 Michael LAVERTY GBR Paul Bird Motorsport PBM
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 288 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: